Walikota Medan Apresiasi Program Kedai Reka Kemendikbudristek
Administrator Selasa, 05 April 2022 11:31 WIB
Kehadiran program KedaiReka yang digagas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI mendapat apresiasi Wali Kota Medan Bobby Nasution. Sebab, program ini dinilai dapat menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah daerah (pemda) dengan melibatkan perguruan tinggi dan didukung Kemebdikbudristek guna menjawab persoalan sosial di tengah-tengah masyarakat.
“Bagi kami, pemerintah daerah tentu ini menjadi hal dan kesempatan yang baik untuk dikolaborasikan,” kata Bobby Nasution saat menerima audiensi perwakilan Kemendikbudristek RI di Balai Kota Medan, Selasa (05/04/2022).
Nantinya, lanjut Bobby, program pemda yang ada akan dikolaborasikan bersama perguruan tinggi untuk kemudian didukung Kemendikbudristek melalui program pendanaan matching fund (bantuan pendanaan).
Dikatakan Bobby Nasution, saat ini ada 5 program prioritas yang tengah difokuskan oleh Pemko Medan. Untuk itu nantinya akan disimpulkan program mana yang bisa dielaborasikan bersama dengan perguruan tinggi untuk kemudian masuk dalam program KedaiReka Kemendikbudristek.
“Segera akan kami sampaikan hal apa saja yang bisa kita kolaborasikan. Mudah-mudahan, program ini dapat menjadi salah satu sarana menjawab masalah sosial masyarakat di Kota Medan,” harap Bobby Nasution didampingi Kepala Bappeda Kota Medan Benny Iskandar dan Kadis Pendidikan Kota Medan Laksamana Putra Siregar.
Sementara itu, Ketua Dana Hibah Matching Fund emendikbudristek Mahir Bayasut menjelaskan, KedaiReka adalah program Kemendikbudristek untuk memberikan kesempatan kepada seluruh insan pendidikan tinggi dalam mempublikasi dan engimplementasi hasil pemikirannya guna menjawab permasalahn sosial di daerah.
“Jadi, permasalahan sosial di Kota Medan mudah-mudahan bisa kita carikan solusinya bersama. Dengan ini, rekan-rekan di perguruan tinggi yang menjadi problem solvernya. Program ini juga menghadirkan peluang industri yang berkelanjutan. Untuk itu, kehadiran kami guna mendukung program pemerintah di daerah,” ungkap Mahir.
Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Medan Arman Chandra, yang turut hadir dalam audiensi tersebut, mengatakan, KADIN Medan yang merupakan wadah pelaku usaha siap berkolaborasi untuk menyukseskan program Kedaireka tersebut.
"KADIN sudah mulai melakukan kolaborasi dengan pihak perguruan tinggi dan Pemko Medan. Sehingga, nanti program ini bisa tepat sasaran dan mampu menumbuhkan geliatkan perekonomian, khususnya pelaku UMKM," ujar Arman Chandra, yang juga Ketua Forum CSR Sumut ini.
“Bagi kami, pemerintah daerah tentu ini menjadi hal dan kesempatan yang baik untuk dikolaborasikan,” kata Bobby Nasution saat menerima audiensi perwakilan Kemendikbudristek RI di Balai Kota Medan, Selasa (05/04/2022).
Nantinya, lanjut Bobby, program pemda yang ada akan dikolaborasikan bersama perguruan tinggi untuk kemudian didukung Kemendikbudristek melalui program pendanaan matching fund (bantuan pendanaan).
Dikatakan Bobby Nasution, saat ini ada 5 program prioritas yang tengah difokuskan oleh Pemko Medan. Untuk itu nantinya akan disimpulkan program mana yang bisa dielaborasikan bersama dengan perguruan tinggi untuk kemudian masuk dalam program KedaiReka Kemendikbudristek.
“Segera akan kami sampaikan hal apa saja yang bisa kita kolaborasikan. Mudah-mudahan, program ini dapat menjadi salah satu sarana menjawab masalah sosial masyarakat di Kota Medan,” harap Bobby Nasution didampingi Kepala Bappeda Kota Medan Benny Iskandar dan Kadis Pendidikan Kota Medan Laksamana Putra Siregar.
Sementara itu, Ketua Dana Hibah Matching Fund emendikbudristek Mahir Bayasut menjelaskan, KedaiReka adalah program Kemendikbudristek untuk memberikan kesempatan kepada seluruh insan pendidikan tinggi dalam mempublikasi dan engimplementasi hasil pemikirannya guna menjawab permasalahn sosial di daerah.
“Jadi, permasalahan sosial di Kota Medan mudah-mudahan bisa kita carikan solusinya bersama. Dengan ini, rekan-rekan di perguruan tinggi yang menjadi problem solvernya. Program ini juga menghadirkan peluang industri yang berkelanjutan. Untuk itu, kehadiran kami guna mendukung program pemerintah di daerah,” ungkap Mahir.
Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Medan Arman Chandra, yang turut hadir dalam audiensi tersebut, mengatakan, KADIN Medan yang merupakan wadah pelaku usaha siap berkolaborasi untuk menyukseskan program Kedaireka tersebut.
"KADIN sudah mulai melakukan kolaborasi dengan pihak perguruan tinggi dan Pemko Medan. Sehingga, nanti program ini bisa tepat sasaran dan mampu menumbuhkan geliatkan perekonomian, khususnya pelaku UMKM," ujar Arman Chandra, yang juga Ketua Forum CSR Sumut ini.
Berita Terkait
Berita
Implementasi Permendag 24/2025 Tersendat, KADIN Dorong Impor Plastik Bekas Terkendali
Berita
KADIN: Kelangkaan Plastik Bekas Picu Harga Polibag Naik 40%, Ancam Inflasi Pangan
Berita
KADIN Medan Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dukung 5 Pilar Iklim Investasi Pemko Medan
Berita
Kunjungan Menko Polkam ke Medan, Arman Chandra Soroti SDM dan Infrastruktur Logistik untuk Hilirisasi
Berita
Pengurus KADIN Medan Salurkan Bantuan Sosial ke Kuala Simpang, Aceh Tamiang
Berita
Arman Chandra Salurkan 400 Paket Makanan ke Korban Banjir Medan dan Langkat, Komitmen Bantu Pengungsi
FB Comments