• Home
  • Berita
  • Hari Lingkungan Hidup Sedunia, KADIN Medan: Kembalikan Ekosistem ke Kondisi Awal

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, KADIN Medan: Kembalikan Ekosistem ke Kondisi Awal

Administrator Sabtu, 05 Juni 2021 09:25 WIB

Setiap tahunnya, Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati pada tanggal 5 Juni. Hari Lingkungan Hidup Sedunia dicanangkan PBB demi menggugah kesadaran banyak orang untuk meletasrikan lingkungan dan menciptakan ekosistem hijau yang lestari.

Sejarah Hari Lingkungan Hidup Sedunia berawal ketika PBB menggelar konferensi pertama tentang lingkungan hidup yang kemudian menghasilkan Deklarasi Stockholm pada tanggal 5 Juni 1972.

Semenjak saat itu, setiap tanggal 5 Juni seluruh lapisan masyarakat sedunia diwajibkan bergandengan tangan dengan instansi pemerintah dan komponen relawan, dunia usaha kecil maupun raksasa, akan bersama-sama menunjukkan partisipasinya dalam menjaga lingkungan hidup.

Ketua KADIN Medan, Arman Chandra mengatakan restorasi lingkungan atau upaya mengembalikan ekosistem ke kondisi awal mula harus dilakukan dengan mencari akar masalah dari degradasi yang terjadi agar tidak terjadi siklus berulang di Kantor KADIN Medan Jl Palang Merah Medan, hari jumat (04/06).

"Selain restorasi lingkungan, juga mendukung dunia usaha untuk membangun industri energi baru terbarukan dibeberapa lokasi di indonesia, dengan memanfaatkan sinar matahari, energi angin dan tenaga air, dengan memanfaatkan potensi lingkungan tanpa merusaknya prioritas kita semua. Kita perlu udara bersih sehat dan berikan manfaat bagi rakyat di pulau kecil dan besar," paparnya.

Di tempat terpisah, Ketua KADIN Sumatera Utara Ivan Iskandar Batubara mengatakan "Saat ini Energi baru Terbarukan dapat mengatasi masalah lingkungan dan efesiensi biaya produksi,"

"Sumber dan akses pembiayaan global semakin sulit buat fosil, sudah saatnya mengutamakan EBT. Perjuangan memanfaatkan EBT untuk ekonomi yang berkelanjutan pusat dan daerah butuh kerja sama dan dukungan seluruh stake holder, sinergi akan mempercepat transisi ke energi baru terbarukan," jelas Ivan.

T#gs KadinPancasila
FB Comments