Di Hadapan Komisi B DRPD Provsu, KADIN Sumut Paparkan Strategi Pemulihan Ekonomi
Administrator Kamis, 25 Maret 2021 12:40 WIB
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Utara (Sumut) Ivan Iskandar Batubara memaparkan Strategi Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi Covid-19 dalam Rapat Dengar Pendapat di hadapan Komisi B DPRD Provinsi Sumatera Utara (Provsu) yang diadakan di Aula Gedung Baru DPRD Provsu, Selasa (23/03/2021).
Didampingi Wakil
Ketua Umum KADIN Sumut antara lain M Santri Azhar Sinaga, M Isa
Indrawan, Isfan Fachruddin, Hendrik Sitompul, Haposan Siallagan, Denny
Wardhana, Sjahrian Harahap, Oki Irawan, Saidul Alam, Hendra Utama
(Direktur Eksekutif), Ketua KADIN Medan Arman Chandra dan Ketua KADIN
Dairi Jogi Tambunan, kehadiran delegasi KADIN Sumut ini diterima
langsung Ketua Komisi B DPRD Provsu Dhody Taher SE MBA beserta para
anggota dari berbagai Fraksi di DPRD. Hadir juga dalam kesempatan ini,
perwakilan dari APINDO, Biro Perekonomian dan Dinas Penanaman Modal
& PPTSP Provsu.
Dalam kesempatan itu, Ivan memaparkan bahwa masa pandemic Covid-19 telah melemahkan hampir semua sektor industri yang ada Indonesia.
"Terutama
yang sangat berimbas terhadap wabah ini adalah sektor pariwisata dan
perhotelan. Hal ini sangatlah berpengaruh terhadap perkembangan dan
pertumbuhan ekonomi dalam setahun ini," ujarnya.
Ivan
menjelaskan, jika kondisi usaha biro perjalanan sampai saat ini belum
bergerak dan bisnis biro perjalanan paling terpuruk dibandingkan usaha
lainnya di sektor pariwisata.
"Kalau bisnis hotel, restoran, objek wisata
sudah mulai ada pergerakan dari pengunjung lokal. Tapi bisnis travel
belum, karena orang-orang lokal yang berwisata rata-rata pergi sendiri
tidak menggunakan jasa biro perjalanan," jelasnya.
Wisatawan
domestik, lanjut Ivan, dari luar provinsi juga belum bergeliat karena
ribetnya persyaratan penerbangan dan masih tingginya kekhawatiran
terhadap penularan Covid-19.
"Apalagi wisatawan
mancanegara, sama sekali masih zero karena perbatasan antar negara masih
tutup. Begitu juga untuk bisnis outbound tour (berwisata ke luar
negeri) belum ada pergerakan karena masing-masing negara masih menutup
diri, visa juga belum dibuka, termasuk biro perjalanan yang bergerak di
bidang umroh," papar Ivan.
Ivan menambahkan bahwa tidak ada
pilihan lain Pemerintah bersama dunia usaha harus secepatnya mengambil
Langkah dalam hal pemulihan ekonomi agar perekonomian nasional dan
daerah bisa tetap bergerak dan tumbuh kembali seperti sediakala."Walau
diakui hal ini tidak semudah membalikan telapak tangan. Namun perlu
komitmen bersama antara Pemerintah dan kalangan dunia usaha," tegas
Ivan.
Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Provsu Dhody Taher
menyambut baik kedatangan delegasi dari KADIN beserta jajarannya. Dhody
mengaku sebelah menjadi Ketua Komisi B DPRD Provsu, dia adalah Pengusaha
dan merupakan keluarga besar KADIN.
Dhody mengatakan, sudah saatnya Wakil Dewan bersama Dunia Usaha (KADIN) bersama-sama untuk melakukan pemulihan ekonomi, khususnya membangkitkan sektor UMKM.
"Komisi
B DPRD Provsu berkeinginan sekali membentuk suatu satgas ataupun Pokja
yang di dalamnya ada unsur KADIN, Asosiasi, DPRD dan juga Pemerintah
dalam memulihkan sektor perekonomian melalui program-program nyata. DPRD
dalam hal ini tidak bisa berjalan sendiri. KADIN sebagai rumah besar
wadahnya Pengusaha, tentunya lebih paham dan lebih menguasai dalam hal
perekonomian," kata Dhody yang juga mantan pengurus KADIN.
Menyikapi hal tersebut, Ketua Umum KADIN Sumut Ivan Iskandar menyambut
baik program yang diutarakan Ketua Komisi B DPRD Provsu.
Menurutnya, dalam hal ini pengusaha KADIN siap bersama untuk saling bahu-membahu dalam memulihkan perekonomian nasional khususnya di daerah.
"Walau
di dalam situasi yang sangat sulit ini, sebagai pengusaha harus dapat
bertahan dan berpikir jernih. Pengusaha tidak boleh cengeng. Berbagai
cobaan dan ujian telah dilalui pengusaha dalam kurun beberapa tahun
belakang ini," jelas Ivan.
Sebelum mengakhiri pertemuan, Ivan
menawarkan program pemerataan orang-orang pintar untuk membangun
daerah-daerah yang ada di Kabupaten/Kota.
"Caranya adalah dengan memindahkan Fakultas Universitas Negeri ke berbagai daerah. Misalnya Fakultas Hukum di Binjai, Fakultas Peternakan di Paluta, Fakultas Pertanian dan Perkebunan di Madina. Untuk Fakultas Kedokteran dan Fakultas Sosial bisa tetap di Kota Medan.Saat ini kita jangan berpikir ada orang lain yang rela untuk membangun daerah kita. Maka dari itu, kita harus membangun daerah kita sendiri," pungkas Ivan.
Berita
KADIN Medan Apresiasi TNI AL Tangkap Begal di Belawan, Dinilai Tingkatkan Keamanan
Berita
Implementasi Permendag 24/2025 Tersendat, KADIN Dorong Impor Plastik Bekas Terkendali
Berita
KADIN: Kelangkaan Plastik Bekas Picu Harga Polibag Naik 40%, Ancam Inflasi Pangan
Berita
KADIN Medan Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dukung 5 Pilar Iklim Investasi Pemko Medan
Berita
Kunjungan Menko Polkam ke Medan, Arman Chandra Soroti SDM dan Infrastruktur Logistik untuk Hilirisasi